October 24, 2026

kabarsula Sekda Banjarmasin Siapkan Pengerukan Sungai Andai, Pengembang Perumahan Bakal Dipanggil bandar SLOT INDONESIA

0
IMG-20261024-WA0099-scaled.jpg

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin berencana melakukan pengerukan Sungai Andai dalam waktu dekat sebagai upaya mengoptimalkan fungsi sungai sebagai penampung air, terutama saat musim hujan. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko genangan yang kerap mengancam kawasan permukiman di sepanjang Jalan Sungai Andai, Banjarmasin.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar mengatakan, rencana pengerukan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR, setelah melihat secara langsung kondisi Sungai Andai yang dinilai memerlukan penanganan.

Menurutnya, pengerukan sungai menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan daya tampung air, sehingga aliran sungai dapat berfungsi lebih optimal, ketika curah hujan meningkat.

“Seperti yang disampaikan Wali Kota HM Yamin HR, dalam waktu tidak terlalu lama kami akan menurunkan alat untuk melakukan pengerukan Sungai Andai. Mudah-mudahan, setelah dilakukan pengerukan, sungai ini dapat kembali berfungsi sebagai penampung air saat musim hujan sehingga bisa mengurangi dampak genangan, khususnya di kawasan permukiman Jalan Sungai Andai,” ujar Ichrom Muftezar, Sabtu (24/10/2026).

Selain rencana pengerukan, Pemerintah Kota Banjarmasin juga akan mengambil langkah penataan kawasan sungai, dengan melibatkan para pemilik properti dan pengembang perumahan yang beroperasi di sekitar Sungai Andai.

Ichrom mengungkapkan, Wali Kota Banjarmasin telah menginstruksikan dirinya untuk mengundang seluruh pemilik properti dan pengembang perumahan, guna membahas persoalan drainase serta keberadaan bangunan yang berpotensi mengganggu fungsi sungai.

Pertemuan tersebut diharapkan, menjadi ruang koordinasi untuk memastikan pembangunan perumahan memperhatikan sistem drainase yang memadai, tidak menutup aliran sungai yang sudah ada, serta tidak mendirikan bangunan di atas badan sungai yang telah ditetapkan.

Menurut Ichrom, pembangunan kawasan permukiman harus berjalan seiring, dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mengendalikan risiko genangan. Sistem drainase yang baik menjadi salah satu faktor penting, agar aliran air dari kawasan perumahan dapat tersalurkan, dengan lancar menuju saluran pembuangan yang semestinya.

“Perintah Wali Kota ini harus kami laksanakan untuk menunjang kelancaran pembangunan. Kami ingin pembangunan tetap berjalan, tetapi fungsi sungai dan drainase juga harus diperhatikan,” tegasnya.

Ia menambahkan, penataan kawasan sungai tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan para pengembang, pemilik properti, dan masyarakat. Sinergi seluruh pihak diperlukan agar pembangunan tidak mengorbankan fungsi sungai sebagai bagian penting dari sistem pengendalian air di Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Ketua Dewan Kelurahan Sungai Andai M Safriansyah, menyatakan dukungannya terhadap rencana relokasi pasar ke lokasi yang dinilai lebih representatif dan layak.

Menurutnya, kondisi pasar yang ada saat ini, perlu mendapat perhatian serius, karena dinilai kurang layak dan berdiri di kawasan bantaran Sungai Andai. Keberadaan bangunan di kawasan tersebut dikhawatirkan mengganggu fungsi sungai, terutama dalam menampung dan mengalirkan air, ketika musim hujan.

Safriansyah berharap, rencana relokasi pasar dapat segera direalisasikan, sehingga aktivitas perdagangan masyarakat dapat berlangsung di tempat yang lebih tertata, nyaman, dan sesuai dengan peruntukannya.

Ia menilai penataan pasar menjadi bagian penting, dari upaya memperbaiki wajah kawasan Sungai Andai. Dengan lokasi perdagangan yang lebih representatif, kawasan tersebut diharapkan menjadi lebih tertib dan tidak terus dibebani persoalan bangunan yang mengganggu fungsi sungai.

“Kami sebagai masyarakat sangat mendukung apabila pasar dipindahkan ke lokasi yang lebih representatif. Kondisi pasar sekarang sudah tidak layak dan berdiri di bantaran Sungai Andai. Kami berharap rencana ini segera direalisasikan dan pasar ditata dengan baik demi keindahan serta ketertiban kawasan,” ungkap Safriansyah.

Ia juga menyoroti keberadaan bangunan liar yang dinilai semakin mengganggu kondisi Sungai Andai. Menurutnya, sungai harus dikembalikan pada fungsi utamanya, sebagai jalur aliran sekaligus penampung air, bukan justru dipenuhi sampah dan bangunan yang menghambat alirannya.

Safriansyah menegaskan, penanganan Sungai Andai perlu dilakukan secara menyeluruh. Pengerukan sungai, penertiban bangunan di kawasan bantaran, penataan pasar, dan pembenahan drainase, harus berjalan beriringan agar upaya mengurangi genangan, tidak berhenti pada kegiatan pengerukan semata.

“Sungai Andai bukan tempat pembuangan sampah. Jangan sampai sungai ini terus dipenuhi sampah dan bangunan liar seperti sekarang. Fungsi Sungai Andai harus dikembalikan sebagai penampung air agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Rencana pengerukan Sungai Andai dan penataan kawasan di sekitarnya, menjadi bagian dari upaya memperbaiki kondisi lingkungan permukiman di Banjarmasin. Namun, keberhasilan langkah tersebut, tidak hanya ditentukan oleh pengerukan, melainkan juga oleh pemeliharaan sungai, pengelolaan sampah, penataan bangunan, serta ketersediaan drainase yang memadai.

Pengerukan dapat membantu meningkatkan kapasitas sungai, apabila sedimentasi menjadi salah satu penyebab berkurangnya daya tampung air. Meski demikian, penanganan genangan juga memerlukan pemeriksaan, terhadap kondisi saluran drainase, hambatan aliran, serta keterhubungan antara saluran lingkungan dan sungai.

Di sisi lain, penataan pasar dan pengawasan, terhadap pembangunan di sekitar bantaran sungai, perlu dilakukan secara terencana, dengan memperhatikan ketentuan tata ruang dan peraturan yang berlaku.

Pemerintah kota diharapkan, dapat mengoordinasikan seluruh langkah tersebut, bersama perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan dan kelurahan, pengembang perumahan, serta masyarakat setempat.

Dengan penanganan yang terintegrasi dan berkelanjutan, Sungai Andai diharapkan dapat kembali menjalankan fungsinya secara optimal. Upaya ini sekaligus diharapkan mampu mengurangi risiko genangan, menciptakan lingkungan permukiman yang lebih tertata, serta meningkatkan kenyamanan warga yang bermukim di kawasan tersebut.(benk/iniberita)

kabarsula SLOT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *