kabarsula KTP Ikut Terbakar, Bantuan Korban Kebakaran Sungai Jaranih HST Dinaikkan Jadi Rp15 Juta bandar SLOT INDONESIA
INIBERITA.id, BARABAI – Korban kebakaran di Desa Sungai Jaranih, Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), tidak hanya kehilangan rumah dan harta benda. Sebagian warga juga kehilangan dokumen kependudukan yang ikut terbakar.
Kondisi itu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten HST saat Bupati HST Samsul Rizal meninjau lokasi kebakaran, Jumat (11/9/2026).
Samsul mengatakan, Pemkab HST menyiapkan bantuan bagi warga terdampak melalui Dinas Sosial. Nilainya dinaikkan dari sebelumnya Rp2,5 juta menjadi maksimal Rp15 juta, dengan besaran disesuaikan kondisi rumah masing-masing korban.
“Besaran dana bantuan yang semula Rp2,5 juta, kita naikkan menjadi Rp15 juta sesuai dengan kondisi rumah yang terbakar,” kata Samsul saat ditemui di lokasi.
Namun, penyaluran bantuan tersebut menghadapi persoalan administrasi. Sejumlah korban kehilangan KTP dan dokumen kependudukan lainnya dalam kebakaran yang terjadi Kamis (10/9/2026) malam.
Padahal, bantuan akan disalurkan melalui rekening masing-masing penerima.
Karena itu, Pemkab HST segera berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk mempercepat penerbitan kembali dokumen kependudukan milik korban.
“Kita koordinasikan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil agar secepatnya bisa dibuatkan KTP baru, sehingga warga bisa langsung membuka rekening untuk pencairan dana bantuan,” ujarnya.
Samsul menegaskan pemerintah daerah akan tetap hadir membantu warga yang terdampak. Selain bantuan dana, pendataan terhadap korban dan bangunan yang terdampak juga dilakukan sebagai dasar penanganan berikutnya.
“Pemerintah daerah tentunya tidak tinggal diam. Kami hadir untuk membantu warga yang terkena musibah kebakaran,” katanya.
Kebakaran di Sungai Jaranih terjadi sekitar pukul 18.50 WITA. Sedikitnya sembilan bangunan rumah warga dilaporkan hangus terbakar 100 persen, sedangkan tiga rumah lainnya mengalami kerusakan sekitar 15 hingga 30 persen.
Terkait penyebab kebakaran, Samsul menyebut informasi awal mengarah pada dugaan korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
“Ada lumayan banyak rumah warga yang terbakar. Untuk permasalahannya diperkirakan dari korsleting listrik,” ujarnya.
Pemkab HST berharap bantuan tersebut dapat segera diterima warga setelah proses pendataan dan pemulihan dokumen kependudukan selesai. (s3/iniberita).
Post Views: 302
kabarsula SLOT