kabarsula 5 TKA China Diduga Kerja di Renovasi Bangunan Nagoya Batam, Izin Dipertanyakan bandar SLOT INDONESIA
AMSNews.id | Batam – Lima tenaga kerja asing (TKA) asal China diduga bekerja di sebuah proyek renovasi bangunan di kawasan Komplek Nagoya Indah, Batam. Mereka disebut mengerjakan instalasi listrik hingga pekerjaan renovasi.
Keberadaan lima TKA tersebut menjadi sorotan. Sebab, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai izin kerja maupun dokumen keimigrasian mereka.
Informasi soal keberadaan TKA itu disampaikan seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan. Sumber menyebut lima warga negara China tersebut bekerja di lokasi.
“Pekerjaannya instalasi listrik serta renovasi di lokasi. Ada lima TKA dari China, kayaknya itu semua TKA ilegal. Dan itu bukan bangunan PT sepertinya, itu bangunan tempat hiburan,” ujar sumber tersebut.
AMSNews.id kemudian mengecek informasi tersebut ke lokasi pada Kamis (10/9/2026). Seorang pekerja bernama Andre membenarkan adanya lima pekerja asal Tiongkok.
“Pekerja di lokasi, pekerja kasarnya ada dua, pengawasnya ada tiga. Itu dari Tiongkok semua,” ujar Andre.
Keterangan tersebut mengonfirmasi adanya lima pekerja asal Tiongkok di lokasi. Namun, status legalitas mereka sebagai TKA masih belum jelas.
Belum diketahui siapa pihak yang mempekerjakan kelima TKA tersebut. Begitu pula dengan dokumen keimigrasian dan perizinan ketenagakerjaan yang menjadi dasar mereka bekerja di lokasi.
Sumber juga menyebut nama kelompok usaha yang menurutnya berkaitan dengan bangunan tersebut.
“Grup Yaphau, saya pernah tanya-tanya. Kemarin ada penerjemah, sekarang kayaknya tidak ada,” katanya.
Sumber menyebut bangunan tersebut diduga akan digunakan sebagai tempat permainan ketangkasan.
“Rencana buat gelper/jackpot itu,” ujarnya.
Namun, informasi mengenai rencana penggunaan bangunan tersebut belum mendapatkan konfirmasi dari pihak yang bertanggung jawab.
AMSNews.id juga telah berupaya meminta konfirmasi kepada pihak yang disebut sumber berkaitan dengan bangunan tersebut melalui pesan WhatsApp. Namun, hingga berita ini diterbitkan, pesan yang dikirim masih menunjukkan status satu centang dan belum mendapat tanggapan.
Redaksi masih membuka ruang bagi pihak terkait untuk memberikan klarifikasi maupun hak jawab atas informasi yang dimuat dalam pemberitaan ini.
Di sisi lain, AMSNews.id masih berupaya meminta keterangan dari instansi yang berwenang mengawasi tenaga kerja asing dan keimigrasian di Batam untuk memastikan status serta legalitas lima pekerja asal China tersebut.
Pertanyaan mengenai siapa pemberi kerja dan apakah kelima TKA itu memiliki dokumen serta izin yang dipersyaratkan menjadi penting untuk memastikan aktivitas mereka di lokasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Redaksi mengedepankan asas praduga tak bersalah. Dugaan pelanggaran dalam pemberitaan ini belum merupakan kesimpulan hukum dan masih terbuka untuk diklarifikasi oleh pihak-pihak terkait.
kabarsula SLOT