November 2, 2026

kabarsula Tak Cukup Laporan Administratif, Pemko Banjarmasin Gunakan AI untuk Uji Kualitas Kinerja SKPD bandar SLOT INDONESIA

0
IMG-20261102-WA0073-scaled.jpg

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam penyusunan dan evaluasi Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP). Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses penyusunan laporan sekaligus meningkatkan kualitas dan akuntabilitas kinerja perangkat daerah.

Pemanfaatan teknologi tersebut disampaikan dalam Workshop Penyusunan Laporan Kinerja di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin Tahun 2026 yang digelar Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin di Hotel Nasa Banjarmasin, Senin (2/11/2026).

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, yang mewakili Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, mengatakan bahwa penggunaan AI menjadi salah satu inovasi dalam mendukung proses penyusunan laporan kinerja tahun ini.

Menurutnya, teknologi AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk mempercepat pekerjaan, mempermudah analisis, serta meningkatkan kualitas dokumen laporan. Namun, penggunaannya tetap harus berada dalam kendali sumber daya manusia dan tidak menggantikan kewenangan pengambil keputusan.

“Sebagaimana informasi yang kami dapatkan, dalam penyusunan laporan kinerja ini kita akan menggunakan alat bantu Artificial Intelligence. Ini sangat membantu untuk mempercepat proses, tetapi bukan sebagai pengambil keputusan,” ujar Tezar.

Ia menegaskan, pemanfaatan AI harus diposisikan sebagai asisten yang membantu pekerjaan, bukan mengambil alih tanggung jawab aparatur dalam menyusun maupun mengevaluasi laporan kinerja.

“Kita ingin AI ini digunakan sebagai asisten atau pembantu, bukan sebagai pengambil keputusan. Harapan kami, dengan terselenggaranya workshop ini, nilai LAKIP Pemerintah Kota Banjarmasin bisa terus meningkat,” tuturnya.

Workshop tersebut bertujuan menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan kapasitas seluruh perangkat daerah dalam menyusun LAKIP yang berkualitas, akurat, berbasis data, dan tepat waktu.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Bagian Organisasi Setdako Banjarmasin menghadirkan narasumber dari Biro Organisasi Provinsi Kalimantan Selatan serta narasumber internal. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman teknis dan tata cara penyusunan LAKIP dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Setdako Banjarmasin, Mouna Rahmawati, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pendampingan dan evaluasi yang telah dilakukan, masih terdapat sejumlah aspek dalam penyusunan laporan kinerja yang perlu diperkuat.

Beberapa di antaranya meliputi kualitas penyajian informasi dalam laporan, kedalaman analisis terhadap kendala dan faktor keberhasilan pencapaian kinerja, serta ketepatan waktu penyampaian laporan oleh masing-masing perangkat daerah.

“Karena itu, workshop ini kami selenggarakan agar penyusunan laporan kinerja dapat dipersiapkan sejak dini dan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan,” jelas Mouna.

Ia mengungkapkan, dalam pelaksanaannya seluruh perangkat daerah akan menggunakan aplikasi Kayuh Baimbai sebagai sarana penginputan laporan kinerja. Selanjutnya, dokumen yang telah diunggah akan melalui proses verifikasi dengan bantuan teknologi AI untuk menghasilkan rekomendasi perbaikan.

“Semua laporan masuk ke aplikasi Kayuh Baimbai, kemudian akan diverifikasi oleh AI. Hasilnya berupa rekomendasi yang dapat dijadikan acuan oleh seluruh SKPD untuk memperbaiki laporan masing-masing,” terangnya.

Menurut Mouna, rekomendasi yang dihasilkan melalui proses tersebut diharapkan dapat membantu perangkat daerah mengidentifikasi kekurangan dalam dokumen laporan, khususnya terkait kesesuaian dengan pedoman penyusunan serta kedalaman analisis terhadap capaian kinerja.

Dengan demikian, laporan yang disusun tidak sekadar menjadi pemenuhan kewajiban administratif, tetapi juga mampu menggambarkan secara terukur keberhasilan program, kendala pelaksanaan, serta manfaat dan dampak nyata dari setiap kegiatan pemerintah bagi masyarakat.

Melalui workshop ini, Pemko Banjarmasin berharap seluruh perangkat daerah semakin optimal dalam menyusun LAKIP secara sistematis, transparan, dan akuntabel.

Pemanfaatan AI melalui aplikasi Kayuh Baimbai pun diharapkan menjadi terobosan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis teknologi. Namun, kualitas data, ketajaman analisis, dan tanggung jawab aparatur tetap menjadi faktor utama dalam menghasilkan laporan kinerja yang berkualitas serta berorientasi pada peningkatan pelayanan publik.(silvi/iniberita)

kabarsula SLOT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *