kabarsula Harta Dirut PLN Batam Kwin Fo Bertambah Rp3,23 Miliar, Total Rp8,7 Miliar bandar SLOT INDONESIA
Gambar : Direktur PLN Batam, Kwin Fo. (Sumber foto Google)
AMSNews.id | Batam – Harta kekayaan Direktur Utama PT Pelayanan Listrik Nasional Batam (PLN Batam), Kwin Fo, tercatat sebesar Rp8,7 miliar dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025. Angka tersebut terpaut Rp3,23 miliar dibandingkan harta yang dilaporkannya saat awal menjabat pada 2025.
Berdasarkan dokumen LHKPN yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kwin Fo melaporkan harta bersih sebesar Rp8.707.131.136. Laporan tersebut disampaikan pada 11 Maret 2026 dengan status verifikasi administratif lengkap.
Sementara itu, dalam laporan khusus awal menjabat yang disampaikan pada 27 Februari 2025, harta kekayaan Kwin Fo tercatat sebesar Rp5.470.465.676.
Dengan membandingkan kedua laporan tersebut, terdapat selisih sebesar Rp3.236.665.460. Perubahan nilai kekayaan itu terlihat pada sejumlah komponen aset yang dilaporkan.
Salah satu perubahan terdapat pada tanah dan bangunan. Nilai aset properti yang sebelumnya tercatat sekitar Rp1,96 miliar meningkat menjadi Rp4,50 miliar dalam laporan periodik 2025.
Selain properti, Kwin Fo melaporkan kepemilikan kendaraan dan mesin senilai Rp1,29 miliar. Dalam daftar tersebut, terdapat mobil Denza D9 tahun 2025 dengan nilai pelaporan sebesar Rp898 juta.
Kwin Fo juga mencatat kepemilikan surat berharga senilai Rp1,73 miliar. Sementara itu, kas dan setara kas yang dilaporkan mencapai Rp2,02 miliar.
Untuk aset properti, laporan LHKPN mencantumkan sejumlah tanah dan bangunan di Batam serta Surabaya.
Di Batam, terdapat dua bidang tanah yang masing-masing memiliki luas 600 meter persegi dengan nilai Rp700 juta per bidang. Selain itu, terdapat tanah dan bangunan senilai Rp1,01 miliar serta aset tanah dan bangunan lainnya senilai Rp1,06 miliar.
Sementara di Surabaya, Kwin Fo melaporkan tanah dan bangunan senilai Rp806,8 juta serta tanah senilai Rp221,8 juta.
Dalam laporan periodik 2025 tersebut, total aset Kwin Fo sebelum dikurangi utang mencapai Rp9.628.684.136. Setelah dikurangi utang sebesar Rp921.553.000, nilai harta bersihnya tercatat Rp8.707.131.136.
Meski terdapat selisih lebih dari Rp3,23 miliar antara kedua laporan, dokumen LHKPN tersebut tidak merinci penyebab perubahan nilai kekayaan itu. Karena itu, selisih tersebut tidak serta-merta dapat diartikan sebagai tambahan penghasilan yang diperoleh selama menjabat sebagai direktur utama.
Perlu dicatat, laporan khusus awal menjabat mencantumkan Kwin Fo sebagai Komisaris Independen PLN Batam. Sementara itu, dalam laporan periodik 2025, jabatan yang dicantumkan adalah Direktur Utama PLN Batam.
Perbedaan jabatan dalam kedua laporan tersebut menjadi bagian dari konteks perbandingan harta kekayaan Kwin Fo. Namun, untuk mengetahui faktor yang memengaruhi perubahan nilai aset, diperlukan penjelasan lebih lanjut dari yang bersangkutan.
AMSNews.id akan meminta konfirmasi Kwin Fo mengenai selisih nilai kekayaan tersebut, termasuk perubahan nilai tanah dan bangunan, kepemilikan kendaraan, serta komponen aset lainnya dalam laporan periodik 2025.
kabarsula SLOT