tutup
Example 400x100
Opini

Sosok Guru, Hi. Isra Sibela Yang Memiliki Kerendahan Hati dan Menjadi Teladan Dalam Berkarya

1795
×

Sosok Guru, Hi. Isra Sibela Yang Memiliki Kerendahan Hati dan Menjadi Teladan Dalam Berkarya

Sebarkan artikel ini
Sosok Haji Isra Sibela yang rela jualan Kasbi
Foto: Hi. Isra Sibela. (doc: Istimewa/Kabar Sula)

Oleh: Safari Fadil Naipon, Jurnalis Kepulauan Sula

Sosok Hi. Isra Sibela adalah seorang guru yang tidak hanya memiliki pengetahuan dan keahlian dalam bidang pendidikan, tetapi juga menjunjung tinggi sifat rendah hati dan menjadi teladan bagi masyarakat sekitarnya.

Example 340x370

Sebagai seorang guru, Hi. Isra Sibela tidak hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan semata, tetapi juga memiliki perhatian yang besar terhadap perkembangan karakter dan moral siswanya. Dia menyadari bahwa pendidikan bukan hanya tentang mengajar pelajaran di dalam kelas, tetapi juga tentang membentuk pribadi yang baik dan bertanggung jawab. Dalam interaksi dengan siswa, dia selalu menunjukkan sikap rendah hati, mendengarkan dengan penuh perhatian, dan memberikan inspirasi positif.

Sifat rendah hati Hi. Isra Sibela tercermin dalam pendekatannya yang tidak otoriter dan penampilannya yang sederhana. Dia tidak menganggap dirinya lebih unggul daripada siswa-siswanya, tetapi menganggap mereka sebagai mitra dalam proses belajar-mengajar. Dalam memberikan pelajaran, dia selalu memberikan penghargaan pada setiap usaha dan prestasi yang dicapai oleh siswa, membangun rasa percaya diri mereka dan mendorong mereka untuk berkembang.

Lebih dari sekadar seorang guru, Hi. Isra Sibela juga memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat di Kepulauan Sula pada umumnya. Dia adalah sosok yang dikenal oleh banyak orang karena kerendahan hati dan integritasnya. Dia selalu siap membantu masyarakat setempat, terutama dalam hal pendidikan dan kesejahteraan. Melalui program-program sosial yang diinisiasinya, dia telah memberikan kontribusi yang signifikan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya.

Teladan yang diberikan oleh Hi. Isra Sibela melalui profesinya sebagai guru dan peran sosialnya dalam masyarakat, memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk mengembangkan karakter yang baik dan berkontribusi positif dalam masyarakat. Sifat rendah hati yang dimilikinya mengajarkan pentingnya sikap menghormati orang lain, kerja sama, dan kepedulian terhadap sesama. Dalam dunia yang sering kali dipenuhi oleh kepentingan pribadi dan persaingan, sosok seperti Hi. Isra Sibela sangat berharga dan memberikan harapan bagi masa depan yang lebih baik.

Baca Juga :  MGG dan Tradisi Intelektual

Sifat Rendah Hati

Dengan sifat rendah hati dan integritas yang dimiliki Hi. Isra, ia telah mengubah banyak kehidupan dan meningkatkan kualitas pendidikan serta kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Hi. Isra adalah sosok yang patut diacungi jempol, ia juga seorang tokoh yang tidak hanya memiliki keahlian sebagai guru, tetapi juga memiliki sifat-sifat kepemimpinan dan sikap ramah terhadap masyarakat. Baik tua maupun muda, Hi. Isra dengan tulus dan ikhlas selalu menyapa dan memberikan senyuman kepada setiap orang yang ia temui.

Salah satu hal yang penulis gaungkan dari kepribadian Hi. Isra adalah sikap ramahnya terhadap masyarakat. Ia selalu memiliki waktu untuk mendengarkan keluh kesah dan cerita dari warga desa, serta memberikan dukungan dan nasihat yang bijaksana. Keterbukaan dan keramahannya menciptakan iklim yang nyaman dan harmonis dalam interaksi sosial di masyarakat.

Tidak hanya itu, Hi. Isra juga dikenal dengan senyumannya yang hangat dan tulus. Wajahnya yang berseri-seri dan senyumannya yang selalu melekat di bibirnya menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang di sekitarnya. Senyumannya yang tulus tidak hanya mampu mengangkat semangat orang lain, tetapi juga menghadirkan kegembiraan dan kehangatan di sekitarnya.

Kecakapan Hi. Isra dalam menyapa semua kalangan juga patut diapresiasi. Ia tidak membedakan usia, latar belakang, atau status sosial seseorang ketika berinteraksi. Baik itu anak-anak, remaja, dewasa, atau orang tua, Hi. Isra dengan rendah hati dan sikap menghormati selalu menyapa mereka dengan sapaan yang ramah dan hangat. Sikap inklusif ini memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan di antara masyarakat.

Sikap ramahnya yang hangat dan senyumannya yang tulus tidak hanya menciptakan iklim yang positif, tetapi juga membangun hubungan saling percaya dan keakraban di mata masyarakat. Hal ini berdampak pada kesejahteraan dan keharmonisan secara keseluruhan.

Example 350x255 Example 350x255

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *