tutup
Example 400x100
Example 400x100
BeritaKepsul

Jelang Akhir Masa Jabatan, FAM-SAH Kembali Hidupkan Janji Politik DOB Mangoli Raya

163
×

Jelang Akhir Masa Jabatan, FAM-SAH Kembali Hidupkan Janji Politik DOB Mangoli Raya

Sebarkan artikel ini

KABARSULA.COM – Menjelang akhir masa jabatan, Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Hj. Fifian Adeningsi Mus dan Wakil Bupati Hi. Saleh Marasabesy (FAM-SAH) kembali menampakkan janji politik terkait pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Mangoli Raya.

Janji ini telah lama dinantikan oleh masyarakat setempat sebagai harapan untuk kemajuan dan peningkatan kesejahteraan di wilayah tersebut.

Example 340x370

Hal itu telah dibuktikan dengan penyerahan dokumen pemekaran Mangoli Raya kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kepsul pada perayaan HUT Kabupaten Kepulauan Sula ke-21 yang digelar di Istana Daerah (Isda) desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Jum’at (31/5/2024).

Penyerahan dokumen tersebut dilakukan oleh Guru Besar IPDN yang juga Ketua Tim Pusat Kajian Dokumen Pemekaran Mangoli Raya, Prof. Dr. Muhadam Labolo, M.Si kepada Bupati Kepsul.

Pada kesempatan itu, Prof. Muhadam menjelaskan bahwa dokumen tersebut telah memenuhi semua syarat-syarat yang diperlukan berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 78 tentang pembentukan daerah.

Meskipun demikian, Prof. Labolo menekankan bahwa kelanjutan proses pemekaran DOB Mangoli Raya masih tergantung pada aktivitas politik dari pemerintah daerah dan persetujuan dari pemerintah pusat.

“Sekarang tergantung aktivitas politik dari pemerintah daerah bisa melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi. Sampai disitu tugas kami,” ujar Prof. Muhadam.

Lebih lanjut, Prof. Muhadam menjelaskan, 4 variabel utama yang menjadi syarat pemekaran, yaitu demografi, ekonomi, kemampuan daerah, dan keuangan, telah terpenuhi dalam dokumen tersebut.

Example 400x100 Example 400x100
Baca Juga :  Bupati Fifian Dapat Bocoran Soal Pemekaran Mangoli Raya
Example 350x255 Example 350x255 Example 350x255

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *