{"id":2110,"date":"2026-09-28T07:04:46","date_gmt":"2026-09-28T07:04:46","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarsula.com\/index.php\/2026\/09\/28\/kabarsula-belum-terbukti-daun-awar-awar-mampu-hilangkan-kutil-hingga-tahi-lalat-bandar-slot-indonesia\/"},"modified":"2026-09-28T07:04:46","modified_gmt":"2026-09-28T07:04:46","slug":"kabarsula-belum-terbukti-daun-awar-awar-mampu-hilangkan-kutil-hingga-tahi-lalat-bandar-slot-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarsula.com\/index.php\/2026\/09\/28\/kabarsula-belum-terbukti-daun-awar-awar-mampu-hilangkan-kutil-hingga-tahi-lalat-bandar-slot-indonesia\/","title":{"rendered":"kabarsula  [BELUM TERBUKTI] Daun Awar-Awar Mampu Hilangkan Kutil hingga Tahi Lalat bandar SLOT INDONESIA"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p dir=\"ltr\" style=\"line-height:1.7999999999999998;text-align: justify;margin-top:10pt;margin-bottom:10pt;\"><span style=\"color:#000000;background-color:transparent;font-weight:400;font-style:normal;font-variant:normal;text-decoration:none;vertical-align:baseline;white-space:pre;white-space:pre-wrap;\">Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci terkait klaim \u201cdaun awar-awar menghilangkan kutil, tahi lalat, dan daging menonjol\u201d ke mesin pencarian Google.<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"line-height:1.7999999999999998;text-align: justify;margin-top:10pt;margin-bottom:10pt;\"><span style=\"color:#000000;background-color:transparent;font-weight:400;font-style:normal;font-variant:normal;text-decoration:none;vertical-align:baseline;white-space:pre;white-space:pre-wrap;\">Hasil penelusuran menemukan informasi dari <\/span><a href=\"https:\/\/ccrc.farmasi.ugm.ac.id\/ensiklopedia\/ensiklopedia-tanaman-antikanker\/a\/awar-awar\/\" style=\"text-decoration:none;\"><span style=\"color:#1155cc;background-color:transparent;font-weight:400;font-style:normal;font-variant:normal;text-decoration:underline;-webkit-text-decoration-skip:none;text-decoration-skip-ink:none;vertical-align:baseline;white-space:pre;white-space:pre-wrap;\">Cancer Chemoprevention Research Center (CCRC) Universitas Gadjah Mada<\/span><\/a><span style=\"color:#000000;background-color:transparent;font-weight:400;font-style:normal;font-variant:normal;text-decoration:none;vertical-align:baseline;white-space:pre;white-space:pre-wrap;\"> mengenai tanaman awar-awar (Ficus septica). Sumber tersebut menyebutkan bahwa awar-awar merupakan tanaman yang secara tradisional dimanfaatkan untuk sejumlah keperluan pengobatan. Daunnya antara lain digunakan secara tradisional untuk penyakit kulit dan bisul. Untuk bisul, daun segar awar-awar ditumbuk dan ditempelkan pada bagian yang mengalami bisul. Namun, sumber tersebut tidak menyebutkan bahwa daun awar-awar digunakan atau terbukti efektif untuk menghilangkan kutil, tahi lalat, maupun daging menonjol.<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"line-height:1.7999999999999998;text-align: justify;margin-top:10pt;margin-bottom:10pt;\"><span style=\"color:#000000;background-color:transparent;font-weight:400;font-style:normal;font-variant:normal;text-decoration:none;vertical-align:baseline;white-space:pre;white-space:pre-wrap;\">TurnBackHoax juga menemukan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal <\/span><a href=\"https:\/\/www.sciencedirect.com\/science\/article\/abs\/pii\/S0944711322001040?via%3Dihub\" style=\"text-decoration:none;\"><span style=\"color:#1155cc;background-color:transparent;font-weight:400;font-style:normal;font-variant:normal;text-decoration:underline;-webkit-text-decoration-skip:none;text-decoration-skip-ink:none;vertical-align:baseline;white-space:pre;white-space:pre-wrap;\">Phytomedicine<\/span><\/a><span style=\"color:#000000;background-color:transparent;font-weight:400;font-style:normal;font-variant:normal;text-decoration:none;vertical-align:baseline;white-space:pre;white-space:pre-wrap;\"> pada 2022 mengenai Ficus septica. Penelitian tersebut menguji eksudat atau getah tanaman Ficus septica untuk penanganan ulkus kulit kecil yang terinfeksi. Dalam penelitian tersebut, eksudat Ficus septica memiliki aktivitas antibakteri dan antiinflamasi. Uji klinis yang dilakukan terhadap luka kulit kecil juga menunjukkan bahwa penggunaannya memiliki efek penyembuhan yang tidak lebih rendah dibandingkan krim antiseptik Savlon maupun perawatan dengan sabun dan air pada hari ke-14. Namun, penelitian tersebut dilakukan untuk ulkus atau luka kulit, bukan untuk menghilangkan kutil, tahi lalat, atau daging menonjol. Peneliti juga menyatakan bahwa temuan tersebut masih perlu dikonfirmasi melalui penelitian klinis yang lebih besar.<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"line-height:1.7999999999999998;text-align: justify;margin-top:10pt;margin-bottom:10pt;\"><span style=\"color:#000000;background-color:transparent;font-weight:400;font-style:normal;font-variant:normal;text-decoration:none;vertical-align:baseline;white-space:pre;white-space:pre-wrap;\">Sementara itu, kutil merupakan pertumbuhan kulit yang memiliki penyebab dan karakteristik berbeda. <\/span><a href=\"https:\/\/www.aad.org\/public\/diseases\/a-z\/warts-treatment\" style=\"text-decoration:none;\"><span style=\"color:#1155cc;background-color:transparent;font-weight:400;font-style:normal;font-variant:normal;text-decoration:underline;-webkit-text-decoration-skip:none;text-decoration-skip-ink:none;vertical-align:baseline;white-space:pre;white-space:pre-wrap;\">American Academy of Dermatology (AAD)<\/span><\/a><span style=\"color:#000000;background-color:transparent;font-weight:400;font-style:normal;font-variant:normal;text-decoration:none;vertical-align:baseline;white-space:pre;white-space:pre-wrap;\"> menjelaskan bahwa kutil dapat ditangani dengan sejumlah metode, termasuk asam salisilat dan krioterapi. AAD juga menyarankan pemeriksaan dokter kulit apabila seseorang tidak yakin bahwa pertumbuhan kulit yang muncul benar-benar merupakan kutil, atau apabila pertumbuhan tersebut mengalami perubahan, terasa sakit, gatal, terbakar, atau berdarah.<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"line-height:1.7999999999999998;text-align: justify;margin-top:10pt;margin-bottom:10pt;\"><span style=\"color:#000000;background-color:transparent;font-weight:400;font-style:normal;font-variant:normal;text-decoration:none;vertical-align:baseline;white-space:pre;white-space:pre-wrap;\">Tahi lalat juga tidak dapat disamakan dengan kutil. <\/span><a href=\"https:\/\/www.aad.org\/public\/diseases\/a-z\/moles-treatment\" style=\"text-decoration:none;\"><span style=\"color:#1155cc;background-color:transparent;font-weight:400;font-style:normal;font-variant:normal;text-decoration:underline;-webkit-text-decoration-skip:none;text-decoration-skip-ink:none;vertical-align:baseline;white-space:pre;white-space:pre-wrap;\">AAD<\/span><\/a><span style=\"color:#000000;background-color:transparent;font-weight:400;font-style:normal;font-variant:normal;text-decoration:none;vertical-align:baseline;white-space:pre;white-space:pre-wrap;\"> menyebutkan bahwa tahi lalat yang mengganggu atau dicurigai dapat dihilangkan oleh dokter kulit melalui prosedur seperti eksisi bedah atau shave removal. AAD secara khusus tidak menyarankan seseorang mencoba menghilangkan tahi lalat sendiri karena dapat menimbulkan jaringan parut dan infeksi. Selain itu, apabila tahi lalat ternyata mengandung sel kanker, penghilangan sendiri dapat menyebabkan sel kanker tertinggal di kulit dan menunda diagnosis.<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"line-height:1.7999999999999998;text-align: justify;margin-top:10pt;margin-bottom:10pt;\"><span style=\"color:#000000;background-color:transparent;font-weight:400;font-style:normal;font-variant:normal;text-decoration:none;vertical-align:baseline;white-space:pre;white-space:pre-wrap;\">Hal serupa berlaku pada daging menonjol atau skin tag. <\/span><a href=\"https:\/\/www.aad.org\/public\/diseases\/a-z\/skin-tags\" style=\"text-decoration:none;\"><span style=\"color:#1155cc;background-color:transparent;font-weight:400;font-style:normal;font-variant:normal;text-decoration:underline;-webkit-text-decoration-skip:none;text-decoration-skip-ink:none;vertical-align:baseline;white-space:pre;white-space:pre-wrap;\">AAD<\/span><\/a><span style=\"color:#000000;background-color:transparent;font-weight:400;font-style:normal;font-variant:normal;text-decoration:none;vert&#10;                    &lt;\/div&gt;&#10;                &lt;\/section&gt;&#10;                &lt;section class=\" article-explanation=\"\"><br \/>\n                    <strong class=\"block mb-4\">Kesimpulan<\/strong><\/p>\n<p>\n                        Faktanya, belum ditemukan bukti klinis yang menunjukkan bahwa penggunaan daun awar-awar efektif menghilangkan kutil hingga tahi lalat. Jadi, unggahan berisi klaim \u201cdaun awar-awar mampu hilangkan kutil hingga tahi lalat\u201d adalah konten yang menyesatkan (misleading content).\n                    <\/p>\n<section class=\"article-factcheck\">\n                    <strong class=\"block mb-4\">Hasil Periksa fakta<\/strong><\/p>\n<\/section>\n<section class=\"article-references\">\n                    <strong class=\"block mb-4\">Referensi<\/strong><\/p>\n<\/section>\n<section class=\"article--sidebar xl:row-start-2\">\n<h2 class=\"text-2xl font-semibold mb-6\">Artikel terbaru<\/h2>\n<\/section>\n<p>    <\/span><\/p>\n<\/div>\n<p>kabarsula SLOT <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci terkait klaim \u201cdaun awar-awar&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2110","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kabarsula"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarsula.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2110","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarsula.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarsula.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarsula.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarsula.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2110"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarsula.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2110\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarsula.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2110"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarsula.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2110"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarsula.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2110"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}