KABARSULA.COM – Program visi-misi ‘Sula Bahagia’ dan strategi kebijakan pembangunan yang dijalankan oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus dan Wakil Bupati Hi. Saleh Marasabessy (FAM-SAH) dinilai gagal total.
Hal ini dapat terlihat dari hasil yang tidak mencapai target di Kabupaten Kepsul. Diduga, kegagalan program visi misi ‘Sula Bahagia’ tersebut disebabkan ‘Cekik Leher’ masyarakat oleh FAM-SAH.
Ketua Komisi III DPRD Kepsul, M. Natsir Sangadji mengatakan, visi-misi serta strategi pembangunan di Kabupaten Kepsul dibawah kepemimpinan FAM-SAH tidak ada satupun yang diwujudkan atau direalisasikan selama tiga tahun terakhir.
“Masa kepemimpinan Bupati Fifian Adeningsi Mus dan Wakil Bupati M. Saleh Marasabessy paling terburuk,” Ungkap ketua Komisi III DPRD Kepsul M. Natsir Sangadji, Selasa (5/12/2023).
Menurutnya, 10 program visi-misi kepala daerah yang tertuang dalam RPJMD gagal, tidak sesuai dengan aplikasi kenyataan yang ada saat ini. Tidak ada program yang jalan di tahun 2023.
“Jadi tidak ada prestasi yang perlu dibanggakan, kalau mau dipelajari 10 progam visi-misi ‘Sula Bahagia’ itu tidak ada yang jalan, mana program kepala daerah yang jalan, kan tidak ada,” pungkasnya. (Red)