August 29, 2026

kabarsula IWO Kepri Tancap Gas! Konsolidasi 7 Daerah dan Pembenahan Internal Jadi Target Awal bandar SLOT INDONESIA

0
IMG-20260828-WA0152.webp.webp

Gambar : Ketua IWO Kepri Aidil Fitra Nasution, Sekretaris Andi Samsudin, Bendahara Hidayat, Ketua Etik Rudiarjo Pangaribuan, serta sejumlah ketua bidang, yakni Ika Ratna Dewi, Damri, Iskandar dan Eko, saat rapat perdana pengurus IWO Kepri. Jum’at, 28/8/2026.

AMSNews.id | Batam – Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai tancap gas. Konsolidasi organisasi dan pembenahan internal menjadi langkah awal yang langsung dikebut jajaran pengurus setelah menggelar rapat perdana, Jumat (28/8/2026) sore.

Rapat tersebut menjadi momentum penting bagi IWO Kepri untuk menyatukan langkah sekaligus memperkuat komunikasi dengan jajaran pengurus IWO di tujuh kabupaten/kota se-Kepri.

Tak sekadar membahas struktur organisasi, pertemuan itu juga memetakan sejumlah agenda strategis yang akan menjadi fokus kerja IWO Kepri ke depan. Penyelesaian susunan kepengurusan hingga penyusunan program kerja menjadi bagian dari pembahasan.

Ketua IWO Kepri, Aidil Fitra Nasution, menegaskan organisasi yang dipimpinnya tidak boleh hanya berhenti pada keberadaan struktur.

“Kita tidak ingin IWO hanya menjadi nama atau sekadar struktur organisasi. Harus ada gerakan dan program yang nyata. Kita ingin IWO Kepri menjadi rumah bersama bagi wartawan online, sekaligus ikut mendorong profesionalisme dan kualitas pers di Kepri,” ujar Aidil.

Ia mengatakan, penguatan organisasi tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan dan keterlibatan jajaran IWO di daerah. Karena itu, komunikasi dengan tujuh kabupaten/kota akan menjadi salah satu agenda prioritas.

“Kita akan membangun komunikasi dari bawah. Tujuh kabupaten/kota harus menjadi bagian dari satu gerakan. Tidak boleh ada sekat antara provinsi dan daerah. Kita ingin semuanya berjalan bersama dengan visi yang sama,” katanya.

Menurut Aidil, tantangan wartawan di tengah pesatnya perkembangan media digital semakin kompleks. Kondisi itu membuat organisasi wartawan dituntut mampu beradaptasi, namun tetap menjaga etika dan prinsip jurnalistik.

IWO Kepri, lanjutnya, juga tidak ingin visi dan misi organisasi hanya menjadi dokumen formal. Seluruhnya harus diterjemahkan dalam program nyata yang memberikan manfaat bagi anggota sekaligus masyarakat.

“Visi dan misi jangan hanya berhenti di atas kertas. Harus diterjemahkan menjadi program yang bisa dirasakan manfaatnya oleh anggota dan juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tegasnya.

Rapat perdana tersebut dihadiri Ketua IWO Kepri Aidil Fitra Nasution, Sekretaris Andi Samsudin, Bendahara Hidayat, Ketua Etik Rudiarjo Pangaribuan, serta sejumlah ketua bidang, yakni Ika Ratna Dewi, Damri, Iskandar dan Eko.

Pascarapat perdana ini, pengurus IWO Kepri akan melanjutkan pembenahan struktur sekaligus membangun komunikasi dengan jajaran IWO di tujuh kabupaten/kota.

Konsolidasi tersebut diharapkan menjadi fondasi awal bagi IWO Kepri untuk membangun organisasi yang solid, profesional dan mampu menjawab tantangan perkembangan pers digital di Kepulauan Riau.

 

kabarsula SLOT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *