kabarsula Proyek Pelebaran Jalan Tengku Sulung Disorot, Kayu Bakau Diduga Jadi Material Penahan bandar SLOT INDONESIA
BATAM, Mediabatammid — Proyek pelebaran Jalan Tengku Sulung dari Simpang Cikitsu hingga Bundaran SMA 3 Batam menjadi sorotan. Pasalnya, hasil pantauan di lokasi menunjukkan tumpukan kayu berukuran panjang digunakan pada area pekerjaan pelebaran jalan.
Kayu-kayu tersebut terlihat tersusun dalam jumlah cukup banyak di sisi badan jalan dan sebagian ditutup menggunakan terpal. Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai asal-usul serta legalitas material kayu yang digunakan dalam pekerjaan tersebut.
Yang lebih menjadi perhatian, kayu yang tampak pada lokasi diduga merupakan kayu bakau/mangrove. Namun, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan jenis kayu dan dokumen asal-usul material oleh instansi berwenang.
Pertanyaan publik kini mengarah pada pelaksana proyek: dari mana kayu tersebut diperoleh, siapa pemasoknya, dan apakah penggunaannya telah memenuhi seluruh ketentuan perizinan serta perlindungan lingkungan?
Selain persoalan material, transparansi proyek juga patut menjadi perhatian. Masyarakat berhak mengetahui spesifikasi teknis pekerjaan, metode konstruksi, sumber material, hingga pihak pelaksana proyek.
Jika benar material tersebut berasal dari kawasan mangrove atau diperoleh tanpa dokumen yang sah, persoalannya tidak lagi sebatas teknis pekerjaan jalan, tetapi berpotensi menyentuh aspek perlindungan lingkungan dan legalitas pemanfaatan hasil hutan.
Karena itu, instansi terkait seperti Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dinas Lingkungan Hidup, BP Batam, serta aparat penegak hukum didorong tidak sekadar melihat hasil pekerjaan, tetapi juga memeriksa asal-usul material yang digunakan.
Publik menunggu jawaban yang terang: apakah kayu tersebut memang kayu bakau, dari mana asalnya, dan apakah seluruh dokumen serta perizinannya lengkap?
Proyek pembangunan menggunakan anggaran dan fasilitas publik semestinya berjalan dengan prinsip transparansi, kepatuhan hukum, serta perlindungan lingkungan. Jangan sampai pembangunan infrastruktur justru menyisakan tanda tanya terhadap material yang digunakan.
Catatan redaksi: dugaan penggunaan kayu bakau dalam pemberitaan ini berdasarkan pengamatan visual terhadap material di lokasi. Kepastian jenis kayu, asal-usul, dan legalitasnya masih memerlukan verifikasi serta keterangan resmi dari pihak berwenang.
kabarsula SLOT

