kabarsula Diduga Disiapkan Jadi Lokasi Jackpot, Nama YP Disebut dalam Proyek Renovasi Bangunan di Nagoya Indah Batam bandar SLOT INDONESIA
Gambar : Tampak Lokasi Renovasi Ruko Komplek Nagoya Indah yang diduga di kerjakan oleh TKA Tiongkok. (Dok.AMSNews.id)
AMSNews.id | Batam – Dugaan keberadaan tenaga kerja asing (TKA) asal China dalam kegiatan renovasi sebuah bangunan di kawasan Komplek Nagoya Indah, Kota Batam, Kepulauan Riau, kembali menjadi perhatian. Selain persoalan legalitas pekerja asing, muncul pula informasi bahwa bangunan tersebut diduga tengah dipersiapkan sebagai lokasi permainan ketangkasan atau jackpot.
Sebelumnya, AMSNews.id memberitakan adanya sekitar lima pekerja asal China yang disebut terlibat dalam pekerjaan instalasi listrik dan renovasi bangunan di lokasi tersebut.
Informasi awal itu diperoleh dari seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan. Sumber menyebut para pekerja tersebut diduga berasal dari China dan mengerjakan sejumlah pekerjaan di dalam bangunan.
“Pekerjaannya instalasi listrik serta renovasi di lokasi. Ada lima TKA dari China, kayaknya itu semua TKA ilegal. Dan itu bukan bangunan PT, sepertinya itu bangunan tempat hiburan,” ujar sumber tersebut.
Saat ditanya mengenai pihak yang dikaitkan dengan bangunan tersebut, sumber menyebut nama kelompok usaha yang disebutnya sebagai Grup Yaphou. Sumber juga mengatakan bangunan tersebut diduga akan digunakan sebagai tempat jackpot.
Informasi itu kembali disampaikan sumber ketika AMSNews.id melakukan konfirmasi lanjutan.
Menurut sumber, pihak yang disebutnya memiliki keterkaitan dengan rencana pembukaan tempat jackpot tersebut disebut akan menangani kegiatan di lokasi, sementara seseorang yang disebut sebagai humas nantinya berada di tempat tersebut.
“Iya, orang dia nanti itu apanya. Karena humasnya nanti di situ. Orang dia yang ngurus semua nanti,” kata sumber.
Sumber juga mengaku memperoleh informasi tersebut setelah menanyakan rencana pembukaan tempat jackpot kepada sejumlah pihak.
“Memang arahnya ke dia, cuma kalau belum buka kan, bisa saja dia membantah,” ujarnya.
Lebih lanjut, sumber menyebut mesin permainan untuk lokasi tersebut disebut akan segera didatangkan.
“Dijadikan tempat jackpot, mesinnya pun tak lama lagi masuk itu,” katanya.
Ketika ditanya mengenai waktu kedatangan mesin tersebut, sumber menjawab, “Kemarin bilang sepuluh hari lagi.”
Yaphou Membantah dan Minta Namanya Tidak Dicantumkan
AMSNews.id kemudian berupaya meminta klarifikasi kepada Yaphou terkait informasi yang mengaitkan namanya dengan bangunan serta rencana pembukaan tempat jackpot tersebut.
Sebelum berita lanjutan ini diterbitkan, Yaphou tidak memberikan tanggapan atas konfirmasi awal yang disampaikan awak media.
Namun, setelah pemberitaan sebelumnya dipublikasikan, Yaphou memberikan respons melalui pesan WhatsApp pada Jumat (11/9/2026). Dalam pesannya, ia membantah mengenal orang-orang yang disebut dalam pemberitaan serta meminta agar namanya tidak dicantumkan.
“Hati-hati saya bisa menuntut Anda,” tulis Yaphou.
“Orang-orang ini sama sekali tidak saya kenal, jangan sembarang mencantumkan nama saya,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut menjadi bagian dari hak jawab dan klarifikasi pihak yang namanya disebut dalam pemberitaan.
Imigrasi Batam Akan Mengecek Lokasi
Sementara itu, terkait keberadaan dan status para pekerja asing di lokasi, AMSNews.id sebelumnya telah meminta tanggapan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam.
Kasi Humas Imigrasi Batam, Kharisma Rukmana, mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.
“Kami cek dulu, Bang,” ujar Kharisma saat dikonfirmasi pada Jumat (11/9/2026) pagi.
Sebelumnya, saat awak media mendatangi lokasi pada Kamis (10/9/2026), seorang pekerja bernama Andre menyebut terdapat lima pekerja asal Tiongkok yang berada di lokasi.
“Pekerja di lokasi, pekerja kasarnya ada dua, pengawasnya ada tiga. Itu dari Tiongkok semua,” ujar Andre.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari instansi berwenang mengenai status keimigrasian, izin kerja, maupun dokumen ketenagakerjaan para pekerja tersebut.
Begitu pula dengan kepastian mengenai peruntukan bangunan dan pihak yang secara resmi bertanggung jawab atas kegiatan renovasi maupun rencana penggunaan bangunan tersebut sebagai tempat permainan.
AMSNews.id masih berupaya memperoleh keterangan dari pihak-pihak terkait guna memastikan fakta dan legalitas informasi yang berkembang di lapangan.
Redaksi menegaskan bahwa penyebutan nama pihak dalam pemberitaan ini didasarkan pada informasi yang diperoleh dan upaya konfirmasi yang telah dilakukan. Dugaan keterkaitan dengan kegiatan tertentu belum dapat dinyatakan sebagai fakta sebelum terdapat bukti dan keterangan resmi dari pihak berwenang.
AMSNews.id mengedepankan asas praduga tak bersalah, keberimbangan, serta hak jawab setiap pihak yang disebut dalam pemberitaan.
kabarsula SLOT