kabarsula 1.000 Pohon Ditanam di HST, TNI-Pemkab Tekankan Penghijauan Tak Boleh Sekadar Seremoni bandar SLOT INDONESIA
INIBERITA.id, BARABAI – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026, Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST) bersama Pemerintah Kabupaten HST menggelorakan gerakan penghijauan dengan menanam sebanyak 1.000 batang pohon.
Gerakan penanaman pohon tersebut dipusatkan di kawasan Kolam Regulasi Desa Mandingin, Kecamatan Barabai, Kabupaten HST, Rabu (9/9/2026). Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten HST, relawan hingga masyarakat.
Sebanyak 1.000 batang pohon ditanam, terdiri dari berbagai jenis pohon buah-buahan dan pohon keras. Penanaman ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat kelestarian lingkungan sekaligus mendukung upaya mitigasi terhadap potensi bencana.
Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Pasiterdim 1002/HST Kapten Inf Subhan mengatakan, gerakan penanaman pohon merupakan wujud kepedulian TNI terhadap lingkungan sekaligus rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT ke-81 TNI.
“Sebanyak 1.000 batang pohon kita tanam, mulai dari pohon buah-buahan hingga pohon keras. Ini merupakan bentuk kepedulian kita bersama terhadap lingkungan,” ujarnya.
Namun, Subhan menegaskan, keberhasilan gerakan penghijauan tidak bisa hanya diukur dari jumlah pohon yang ditanam. Hal yang jauh lebih penting adalah memastikan tanaman tersebut mampu tumbuh dan dipelihara secara berkelanjutan.
Menurutnya, pohon yang ditanam hari ini harus dijaga agar benar-benar memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat pada masa mendatang.
“Penanaman ini jangan berhenti sampai di sini. Yang lebih penting adalah bagaimana pohon yang sudah ditanam dapat dirawat dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan,” katanya.
Ia menilai keterlibatan seluruh elemen menjadi kunci agar gerakan penghijauan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Sinergi antara TNI, Pemkab HST, aparat keamanan, relawan dan masyarakat diperlukan untuk memastikan keberlangsungan tanaman yang telah ditanam.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten HST Drs. H. Mursyidi, M.AP melalui Sekretaris DLH Ahmad Syafaat, ST, M.AP mengapresiasi inisiatif Kodim 1002/HST dalam menggelar gerakan penanaman pohon tersebut.
Menurut Ahmad Syafaat, penghijauan memiliki manfaat besar dalam menjaga kualitas lingkungan sekaligus menjadi salah satu langkah mitigasi bencana.
“Gerakan ini sangat bermanfaat untuk menjaga kelestarian lingkungan dan alam, mitigasi bencana, serta memberikan manfaat bagi generasi mendatang melalui ketersediaan udara bersih, kecukupan air tanah dan kestabilan iklim,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkab HST mendukung gerakan penghijauan yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut mengambil peran dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Ahmad Syafaat bahkan mendorong masyarakat HST untuk membudayakan gerakan menanam pohon mulai dari lingkungan masing-masing.
“Kami berharap masyarakat HST dapat termotivasi untuk menanam minimal satu pohon dan menjaga pohon yang sudah ada. Dengan demikian HST tetap hijau, bersih, asri dan lestari,” katanya.
Gerakan 1.000 pohon di kawasan Kolam Regulasi Desa Mandingin tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara TNI dan Pemkab HST dalam menghadapi tantangan lingkungan.
Lebih dari sekadar menambah ruang hijau, keberadaan pohon diharapkan mampu membantu menjaga kualitas udara, menyerap air, mempertahankan kondisi tanah serta memperkuat daya dukung lingkungan di tengah perubahan iklim dan potensi bencana hidrometeorologi.
Karena itu, pesan utama dari gerakan tersebut bukan semata-mata tentang 1.000 batang pohon yang ditanam, tetapi bagaimana seluruh tanaman itu dapat bertahan, tumbuh dan memberi manfaat dalam jangka panjang.
Kegiatan tersebut turut melibatkan Dinas Lingkungan Hidup HST, BPBD HST, Satpol PP dan Damkar HST, Polri serta para relawan.
(s3/iniberita).
Post Views: 505
kabarsula SLOT